Indostats | Free counter Indonesia DC Balaraja.Com: Geber penetrasi, Alfamart buka 200 outlet di Jatim

Geber penetrasi, Alfamart buka 200 outlet di Jatim

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pengelola dan pemilik jaringan gerai ritel Alfamart, terus menggeber ekspansinya. Di Jatim, Alfamart tahun ini menargetkan pembukaan 200 outlet baru, di mana 70% atau 140 outtlet di antaranya adalah milik perseroan sendiri. Sementara sisanya akan dijual dengan sistem waralaba.

Outlet-outlet tersebut akan dikelola oleh Alfamart Cabang Surabaya yang membawahkan 9 kota/kabupaten dan Cabang Malang yang membawahkan 29 kota/kabupaten. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp70 miliar.

Manajer Alfamart Cabang Malang Nur Cahyo Rahutomo mengatakan, untuk setiap outlet dibutuhkan investasi sekira Rp500 juta. Dengan asumsi 140 outlet tersebut, maka investasi minimal yang harus dikucurkan Alfamart mencapai Rp70 miliar.

"Cabang Malang menargetkan ekspansi di 100 titik, mulai dari Ngawi sampai Banyuwangi. Dari jumlah itu 30%-nya dari waralaba, dan 70% adalah milik kami sendiri," jelasnya saat dihubungi, Minggu (4/4/2010).

Hingga saat ini, sambung dia, pihaknya sudah berhasil memetakan titik-titik yang akan disasar oleh Alfamart. "70% titik-titik itu sudah kami tentukan, sekarang masih kami kaji dan urus kelengkapannya. Hingga Maret, dari target 100 titik, yang sudah beroperasi sekitar 15%-nya," ujarnya.

Manajer Alfamart Cabang Surabaya Tri Prasetyo menambahkan, di wilayahnya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan), pihaknya juga menargetkan penambahan 100 outlet pada tahun ini. Alfamart sudah memilih lokasi-lokasi yang akan dibidik dan kini proses administrasinya sedang diurus.

"Kami berharap perizinannya lancar, dan sejauh ini memang lancar," ujarnya.

Hingga saat ini Alfamart sudah memiliki 459 outlet di seluruh Jatim yang terdiri atas 275 outlet dikelola Cabang Malang dan 184 outlet di bawah koordinasi Cabang Surabaya. Di Jatim, Alfamart memiliki dua distribution center di kawasan Berbek (Sidoarjo) dan Singosari (Malang) yang menopang penyaluran barang ke outlet-outlet.

Nur Cahyo mengatakan, dalam ekspansi outlet, pihaknya selalu memperhitungkan potensi pasar di wilayah yang akan dibidik. Untuk pasar yang besar, Alfmart bahkan bisa mendirikan dua outlet sekaligus di lokasi yang berdekatan.

"Secara umum kami memberi patokan bahwa di lokasi outlet Alfamart harus ada minimal 2.000 rumah tangga. Namun, itu fleksibel memperhitungkan daya beli masyarakat di sekitar lokasi outlet," tuturnya.

Tri Prasetyo mengatakan, untuk sistem waralaba, pihaknya mematok harga mulai Rp250 juta-Rp350 juta, tidak termasuk biaya pembelian tanah. "Ke depan kami masih akan menggenjot waralaba ini, karena bisa membuat penetrasi pasar Alfamart semakin masif," ujarnya. 

0 komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer

 

News Update

Cari Blog Ini

Memuat...

DC Balaraja.Com Copyright © 2009